Laporan tersebar
Warga melapor lewat banyak kanal, tetapi status dan tindak lanjutnya sulit dilihat dalam satu alur.
SISTEM PEDULI menyatukan laporan warga, Command Center, OPD, petugas lapangan, mitra sosial-kemanusiaan, dan dashboard pimpinan dalam satu alur layanan yang cepat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Banyak daerah sudah punya semangat melayani. Yang dibutuhkan adalah alur digital yang membuat laporan, disposisi, aksi lapangan, dan evaluasi tersambung tanpa kehilangan jejak.
Warga melapor lewat banyak kanal, tetapi status dan tindak lanjutnya sulit dilihat dalam satu alur.
OPD sulit membedakan kasus biasa, mendesak, lintas dinas, atau perlu atensi pimpinan.
Ringkasan layanan sering datang terlambat, sementara keputusan butuh data yang cepat dan jelas.
Petugas butuh lokasi, rute, ETA, tugas, status, dan bukti agar bergerak lebih terarah.
Tanpa satu sumber data, kinerja layanan sulit dibaca, dibandingkan, dan diperbaiki.
Warga tidak hanya butuh jawaban. Mereka butuh kepastian bahwa laporannya benar-benar berjalan.
PEDULI membuat pemerintah daerah tidak sekadar menerima laporan, tetapi mengelola perjalanan kasus sampai selesai: terverifikasi, terdisposisi, ditindaklanjuti, dibuktikan, dipantau, dan dievaluasi.
Setiap laporan memiliki jejak yang jelas, sehingga warga dan aparatur tidak kehilangan konteks.
Command Center, OPD, operator, lapangan, mitra, dan pimpinan bekerja dari data yang sama.
Pimpinan melihat kasus prioritas, titik lambat, SLA, dan kinerja layanan dalam ringkasan yang mudah dibaca.
Setiap pengguna melihat layar yang relevan dengan tugasnya. Datanya tetap menyatu, tetapi pengalaman kerjanya dibuat lebih manusiawi dan mudah dipakai.
Laporan masyarakat, pemantauan status, riwayat layanan, dan notifikasi.
Warga tidak menebak harus menghubungi siapa.
Menerima tugas, membuka peta, melihat ETA, menghubungi warga, memperbarui progres, dan mengunggah bukti.
Petugas bergerak dengan arahan jelas.
Kolaborasi bantuan bersama lembaga sosial, relawan, rumah singgah, komunitas, dan dukungan kemanusiaan.
Bantuan masuk pada kasus terverifikasi.
Ringkasan eksekutif, kasus prioritas, atensi pimpinan, kinerja OPD, SLA, dan titik lambat layanan.
Pimpinan melihat denyut layanan rakyat.
Verifikasi awal, klasifikasi laporan, routing lintas OPD, pemantauan SLA, notifikasi, dan audit trail.
Router layanan yang menjaga alur.
Menerima disposisi, membagi tugas, memantau progres, mengawasi operator, dan memvalidasi penyelesaian kasus.
OPD bekerja lebih tertib.
Menindaklanjuti laporan, memperbarui progres, memberi catatan, mengunggah bukti, dan merekomendasikan selesai.
Setiap tindakan punya jejak.
Ringkasan kasus, SLA, OPD, status lapangan, dan atensi pimpinan.
Cara terbaik memahami PEDULI adalah mengikuti satu laporan dari awal sampai tuntas.
Harga ditampilkan dengan ruang lingkup yang jelas agar pembeli memahami apa yang diterima, dan penyedia memahami apa yang harus diserahkan.
Ruang lingkup yang jelas membuat pekerjaan lebih terkendali, biaya lebih transparan, dan hasil lebih mudah dipertanggungjawabkan.
Gunakan gambar demo yang sudah Anda siapkan di folder assets. Jika gambar belum tersedia, halaman tetap menampilkan mockup yang rapi.
Kasus prioritas, SLA, OPD, dan titik lambat layanan.
Verifikasi, klasifikasi, routing, dan audit trail.
Tugas, rute, status, ETA, dan bukti.
Ilustrasi demo menggunakan data contoh. Tidak menampilkan data warga asli.
PEDULI dirancang bukan hanya untuk terlihat canggih, tetapi untuk mengurangi risiko implementasi: ruang lingkup jelas, peran jelas, pendampingan jelas, dan data tetap dalam pengendalian instansi.
PEDULI tidak hanya menyediakan teknologi, tetapi juga pelatihan awal, knowledge transfer, dokumentasi, helpdesk, dan dukungan adopsi agar pengguna tidak ditinggal setelah sistem aktif.
Nilainya mencakup 36 bulan, 7 sistem digital terintegrasi, implementasi, SLA, pemeliharaan, pelatihan, dan dukungan operasional. Ini bukan biaya satu aplikasi, tetapi investasi ekosistem layanan provinsi.
Sistem dibagi berdasarkan peran agar setiap OPD dan pengguna hanya melihat tugas yang relevan. Perubahan dilakukan bertahap melalui OPD prioritas.
Akses pengguna dibatasi berdasarkan role, aktivitas tercatat, dan data operasional tetap berada dalam pengendalian instansi.
Paket dasar dibuat jelas: sampai 6 OPD prioritas, 250 akun internal, 100.000 kasus per tahun, 1 TB storage, dan 2 integrasi dasar. Kebutuhan tambahan dihitung terpisah agar transparan.
PEDULI dirancang untuk mengubah alur kerja layanan: laporan masuk, diverifikasi, didisposisikan, ditindaklanjuti, dibuktikan, dipantau, dan dievaluasi.
Tidak perlu langsung memutuskan. Mulailah dari percakapan yang jelas: masalah apa yang ingin disatukan, OPD mana yang diprioritaskan, dan bagaimana PEDULI bisa membantu.
SISTEM PEDULI adalah platform digital terintegrasi untuk pemerintah daerah yang membantu laporan warga masuk ke satu alur yang jelas: diterima, diverifikasi, diteruskan ke OPD, ditindaklanjuti petugas, dipantau pimpinan, lalu ditutup dengan bukti dan catatan.
Yang dibangun bukan sekadar aplikasi pelaporan, tetapi ekosistem kerja yang menghubungkan warga, Command Center, OPD, operator, petugas lapangan, mitra sosial-kemanusiaan, dan dashboard pimpinan.
Bukan. Website pengaduan biasanya berhenti pada formulir laporan. SISTEM PEDULI mengawal perjalanan kasus dari awal sampai selesai.
Di dalamnya ada verifikasi, klasifikasi, disposisi OPD, penugasan operator, aksi lapangan, dukungan mitra, atensi pimpinan, SLA, audit trail, bukti tindakan, dan laporan evaluasi.
Karena pelayanan publik melibatkan banyak peran. Warga, Command Center, OPD, operator, lapangan, mitra, dan pimpinan membutuhkan layar kerja yang berbeda.
Setiap pihak melihat informasi yang relevan dengan tugasnya, sementara datanya tetap menyatu dalam satu alur layanan.
Manfaat paling terasa adalah keteraturan. Laporan tidak tercecer, status kasus lebih jelas, OPD punya jejak kerja, petugas lapangan punya arahan, dan pimpinan bisa melihat mana kasus yang lambat, darurat, atau perlu atensi.
SISTEM PEDULI membantu pemerintah daerah bekerja dengan data, bukan sekadar pesan berantai.
Nilai tersebut mencerminkan paket 36 bulan untuk satu ekosistem layanan provinsi, bukan satu aplikasi sederhana. Di dalamnya terdapat 7 sistem digital terintegrasi, aktivasi, konfigurasi, implementasi, UAT, pelatihan awal, helpdesk, pemeliharaan, SLA, pembaruan standar, dokumentasi, dan dukungan adopsi.
Yang penting bukan hanya sistemnya menyala, tetapi sistem itu benar-benar dipakai, dipahami, dipelihara, dan menjadi bagian dari cara kerja layanan daerah.
Harga Paket Dasar Provinsi 3 Tahun ditampilkan sebagai Rp28.000.000.000 sebelum pajak. Komponen pajak mengikuti ketentuan yang berlaku pada transaksi dan dokumen kerja sama.
Paket dasar mencakup lisensi pemanfaatan selama 36 bulan, aktivasi 7 sistem digital, konfigurasi awal, implementasi, UAT, pelatihan awal, knowledge transfer, helpdesk jam kerja, pemeliharaan korektif, patch keamanan, SLA, pembaruan standar, dokumentasi, dan dukungan adopsi.
Ruang lingkup standar mencakup sampai 6 OPD prioritas, 250 akun internal aktif, 100.000 laporan/kasus per tahun, 1 TB storage aktif, managed cloud standar, dan integrasi dasar sampai 2 endpoint apabila sistem tujuan siap secara teknis.
Tidak. SISTEM PEDULI tidak ditawarkan dengan janji tanpa batas karena kebutuhan setiap daerah bisa berbeda.
Dengan ruang lingkup yang jelas, biaya menjadi lebih jujur dan terukur. Daerah tidak membeli janji yang kabur, tetapi membeli layanan yang bisa diperiksa, dipantau, dan dipertanggungjawabkan.
Transformasi layanan tidak selesai hanya dengan mengaktifkan aplikasi. Tahun pertama biasanya menjadi fase paling intensif karena berisi aktivasi, konfigurasi, pemetaan alur, UAT, pelatihan, dan stabilisasi awal.
Tahun kedua dan ketiga memastikan sistem terus digunakan, diperbaiki, didampingi, dan menjadi kebiasaan kerja baru.
Tidak. SISTEM PEDULI tidak diposisikan sebagai produk yang hanya diserahkan lalu ditinggal. Paket dasar mencakup helpdesk, pemeliharaan, SLA, pembaruan standar, dokumentasi, dan dukungan adopsi selama masa layanan.
Keberhasilan sistem pemerintah tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh manusia yang menggunakannya.
Itu kondisi yang wajar. SISTEM PEDULI dirancang dengan pembagian peran agar setiap pengguna tidak melihat fitur yang tidak perlu.
Targetnya bukan membuat semua orang menjadi ahli teknologi, tetapi membuat setiap peran bisa menjalankan tugasnya dengan lebih jelas.
Implementasi dapat direncanakan bertahap agar tidak mengganggu layanan yang sedang berjalan. Biasanya dimulai dari pemetaan alur, konfigurasi, validasi, UAT, pelatihan, lalu aktivasi operasional.
Estimasi proses awal dapat dimulai dari 90 hari kerja, tergantung kesiapan data, tim, OPD prioritas, keputusan alur kerja, jadwal pelatihan, dan kebutuhan teknis.
Waktu tersebut bukan sekadar untuk memasang sistem, tetapi untuk memastikan alur kerja, role, UAT, pelatihan, dan stabilisasi awal berjalan dengan benar.
Ya. Calon pembeli dapat menghubungi tim kami untuk meminta sesi pengenalan, konsultasi awal, dan demo sesuai kebutuhan.
Untuk mulai berdiskusi, hubungi WhatsApp 0812-6987-2555.
Data operasional dan data warga tetap berada dalam pengendalian instansi. Penyedia berperan mengelola layanan secara teknis sesuai ruang lingkup dan kesepakatan kerja sama.
Sistem boleh disediakan oleh penyedia, tetapi data layanan tetap harus diperlakukan sebagai aset penting instansi.
Paket dasar adalah lisensi hak pakai/pemanfaatan SISTEM PEDULI, bukan pembelian source code. Source code, logika sistem, arsitektur, dan komponen proprietary tetap menjadi milik PT SERIBU SATU STARTUP DIGITAL.
SISTEM PEDULI dirancang dengan pendekatan pengamanan peran pengguna, pembatasan akses, audit trail, pencatatan aktivitas, serta pengelolaan data sesuai ruang lingkup layanan.
Setiap pengguna masuk sesuai perannya dan tidak perlu melihat data yang tidak relevan dengan tugasnya.
Paket dasar mencakup integrasi dasar sampai 2 endpoint apabila sistem tujuan siap secara teknis. Artinya, integrasi bergantung pada ketersediaan API, dokumentasi, izin akses, dan kebijakan keamanan dari sistem yang akan dihubungkan.
Setelah masa layanan berakhir, instansi dapat membahas perpanjangan, perluasan, atau penyesuaian sesuai kebutuhan layanan daerah.
Tujuan akhirnya adalah memastikan ekosistem layanan rakyat tidak berhenti sebagai proyek, tetapi menjadi fondasi kerja pemerintah daerah yang lebih dekat dengan masyarakat.
Mulai dari percakapan yang jelas. Ceritakan kebutuhan daerah Anda, OPD yang ingin diprioritaskan, dan tantangan layanan yang ingin disatukan.
Chat WhatsApp Sekarang0812-6987-2555